Beberapa Teknik-Teknik Dasar Menjahit Pakaian

Beberapa Teknik-Teknik Dasar Menjahit Pakaian

Beberapa Teknik-Teknik Dasar Menjahit Pakaian : Dengan terus berkembangnya mode dalam hal berbusana, maka tak heran jika banyak orang yang mulai belajar atau berkecimpung dalam dunia fashion. Jika demikian, pelajaran dasar menjahit pun menjadi bekal yang tak boleh diabaikan.

Beberapa Teknik-Teknik Dasar Menjahit Pakaian

Beberapa Teknik-Teknik Dasar Menjahit Pakaian

Jika Anda tertarik untuk mulai merambah dunia fashion namun baru belajar memahami dasar jahit-menjahit, berikut adalah beberapa teknik menjahit yang perlu diperhatikan.

1.    Menjahit Bahan Tipis
Bahan tipis kadang-kadang menyebabkan keresahan karena mengkerut-mengkerut, benang kain banyak tertarik, atau jahitan meloncat-loncat. Untuk mengatasinya, gunakan kertas koran atau kertas boterham untuk membentuknya. Caranya: letakkan kertas di bawah yang akan dijahit, setelah bahan dikeluarkan dari mesin jahit, kertas dapat dibuang atau disobek. Selain cara tersebut perlu juga diperhatikan:
•    Pilihlah jarum yang kecil dan cukup runcing.
•    Pengatur gigi sedikit turun.

2.    Menjahit Bahan “Stratsh” (mulur)
Untuk mengimbangi mulurnya pada bahan, pilihlah benang yang berasal dari bahan sintetis. Selain itu perlu diperhatikan:
•    Tusuk mesin jangan terlalu kecil: aturlah angka pada pengatur setikan. Dapat juga dipilih tusuk zig-zag pada mesin serba-guna.
•    Jarum harus betul-betul runcing : kalau tumpul harus diganti.
•    Dari setiap sisi arah jahitan harus sejalan, untuk menghindari tarikan yang bertentangan setelah pakaian selesai dijahit.

3.    Menjahit dengan Benang Besar
Salah satu teknik menghias pakaian bisa berupa garis-garis jahitan atau tusuk dengan menggunakan benang besar. Untuk pembuatannya ada dua cara sebagai berikut.
a.    Jarum diganti dengan jarum yang besar (no. 18). Benang atas diganti benang besar sesuai yang dikehendaki. Jalankan mesin jahit sebagaimana kita menjahit.
b.    Benang besar kita gulung dalam kumparan (bawah). Sekoci sedikit dikendurkan (putar sekrupnya ke kiri). Tusuk atau setikan dibuat agak besar. Kita jahit pakaian dengan bagian bawah yang bagus (dinaiki). Cara ini agak sulit, karena pakaian harus dijahit dari bagian buruk.

Beberapa Teknik-Teknik Dasar Menjahit Pakaian

4. Menjahit dengan Benang Karet
Caranya sama dengan menjahit dengan benang besar (cara di atas). Jadi benang karet digulung pada kumparan, merupakan benang dari arah bawah. Perhatikan waktu membeli benang karet. Benang yang sudah lama biasanya telah kehilangan daya mulurnya, sehingga fungsinya tidak ada lagi.

5.    Menjahit Bahan Tebal
Gangguan pada saat menjahit bahan yang tebal di antaranya ialah jarum putus atau bahkan tidak maju sama sekali. Untuk mengatasinya dapat diusahakan dengan cara sebagai berikut.
a.    Sepatu mesin jahit agak dinaikkan, dengan memutar sekrup di atas bahan mesin yang berhubungan dengan tangkai sepatu.
b.    Gigi penyuap dinaikkan (pengatur gigi).
c.    Jarum diganti dengan nomor yang sesuai.
d.    Bahan dapat digosok dengan sedikit lilin agar licin dan maju mundur.

6.    Menjahit/Memasang Tutup Tarik
Untuk menjaga agar jarum tidak mudah putus karena logam/gigi dari tutup tarik, dapat dibantu dengan cara sebagai berikut.
a.    Menggunakan sepatu tutup tarik.
b.    Jika sepatu tutup tarik tidak ada, bisa dibantu dengan sepotong karton untuk mengimbangi tingginya gigi tutup tarik. Dengan demikian, maka sepatu mesin akan sejajar tingginya.

Categorized: Artikel , kaos murah , pabrik kaos , pakaian , produksi pakaian , produsen baju kaos , produsen kaos , teknik jahit
Tagged: , , , , , ,

This Post Has 0 Comments

Leave A Reply