Antara Kaos Distro, Kaos retro, dan Kaos Vintage

Antara Kaos Distro, Kaos retro, dan Kaos Vintage

Retro dan vintage, dua kata sangat sering kita dengar atau baca, tapi apakah benar semua orang mengerti apa arti dari kata tersebut? Orang sering mendefinisikan kedua kata itu dengan arti yang sama. Sebelum kita bicara kaos distro dengan tema retro dan vintage, mari definisikan dulu kedua kata tersebut:

Desain Retro adalah desain desain klasik tahun 80-an yang menampilkan kesan hangat dengan warna merah yang dominan.Desain Vintage terlihat lebih tua dari retro, desain vintage didominasi warna-warna gelap dan hijau yang pudar untuk menampilkan kesan klasik dan tua.

Atau secara sederhana desain retro dan vintage ini adalah desain yang berkesan jadul, yang mengusung tema historis, rekontruksi dari hal-hal yang telah lalu.

Untuk mendesain tema retro dan vintage ini memang diperlukan skill khusus, apalagi desain yang akan dituangkan dalam media jahit kaos distro. Contoh desain retro dan vintage yang bisa dituangkan dalam bentuk kaos distro diantaranya:

Rekontruksi motor Harley Davidson

Peminat Harley Davidson ini sangat besar dari yang memiliki motornya atau hanya sebagai penggemar semata, mereka merupakan pasar yang bisa dibidik untuk kaos distro dengan tema ini. Anda bisa merekontruksi desain motor Harley Davidson dari keluaran pertama yang pastinya akan terlihat sekali kesan vintage nya.

Rekontruksi desain Vespa

Komunitas penggemar motor Vespa di Indonesia sangat besar. Yang memungkinkan kaos distro anda memiliki pangsa pasar yang cukup untuk menyerap produk anda. Desain rekontruksi Vespa dengan nuansa retro tentu bisa menjadi nilai jual yang tinggi di komunitas penggemar Vespa.

Desain vintage ala suku-suku pedalaman

Desain yang mengambil dari karya seni yang menjadi budaya suku-suku pedalaman yang terkesan kuno dan mistis bisa menjadi salah satu karya pada konveksi kaos distro bandung . Tema suku indian dengan kesan tribal dan mistis, serta desain aksesoris yang biasa dipakai suku pedalaman yang terkesan kuno memiliki penggemar yang cukup besar.

Dan tentunya masih sangat beragam desain retro dan vintage yang bisa menjadi referensi untuk mendesain kaos distro. Semua itu akan sangat tergantung dari seberapa tinggi kreatifitas desainer untuk menuangkan idenya ke media kaos distro.

Setiap desain retro dan vintage memiliki pasarnya tersendiri tergantung dari tema apa yang diusung. Untuk rekontruksi desain seperti Harley Davidson dan Vespa, tentunya komunitas penggemar sepeda merk tersebut yang akan menjadi pasarnya. Untuk desain vintage tribal yang berkesan mistis pangsa pasarnya seperti komunitas punk, komunitas hardcore dan underground.

Untuk tema-tema jadul seperti sepeda onthel, becak klasik, angkringan, gerobak sapi dan kehidupan pasar tradisional mungkin peminatnya lebih umum, karena yang dibangun adalah kesan-kesan masa lalu yang bisa mengingatkan orang akan asal-usulnya.

Categorized: Artikel , bahan kaos , baju bola , baju kaos , baju kaos kerah
Tagged: , ,

This Post Has 0 Comments

Leave A Reply